ILMU PENGETAHUAN BAGAI CAHAYA DALAM GELAP

Sabtu, 14 November 2009

DAKRIOSISTITIS

Sistem eksresi air mata mudah mengalami infeksi dan peradangan yang disebabkan oleh berbagai factor. Tujuan fungsional dari system eksresi air mata adalah untuk mengalirkan air mata dari mata ke dalam kavum nasal. Adanya hambatan air mata yang patologis pada system drainase air mata dapat menyebabkan terjadinya dakriosistitis.

Dakriosistitis adalah suatu infeksi pada kantong air mata yang terletak di antara sudut bagian dalam kelopak mata dengan hidung. Dakriosistitis biasanya disebabkan oleh karena adanya blockade pada saluran yang mengalirkan air mata dari kantong air mata ke hidung. Duktus yang terhalang menjadi terinfeksi. Dakriosistitis dapat berupa akut maupun kronik. Hal ini dapat dihubungkan dengan suatu malformasi pada duktus lakrimalis, luka, infeksi pada mata, maupun trauma.
Dakriosistitis akut ditandai dengan gejala mendadak berupa nyeri dan kemerahan pada daerah kantus medialis. Adanya epifora merupakan karakteristik pada peradangan kronik pada duktus lakrimalis.

Bentuk khas dari peradangan pada kantong air mata adalah dakriosistitis congenital, yang secara patofisiologi sangat erat kaitannya dengan embryogenesis system eksresi lakrimal. Dakriosistitis sering timbul pada bayi yang disebabkan karena duktus lakrimalis belum berkembang dengan baik. Pada orang dewasa, infeksi dapat berasal dari luka atau peradangan pada hidung. Meskipun demikian, pada kebanyakan kasus, penyebabnya tidak diketahui.

[fulltext pdf download]

1 komentar:

Dokter spesialis Kelamin mengatakan...

Impotensi adalah penyakit disfungsi seksual yang dialami oleh laki-laki. Impotensi atau disfungsi ereksi menyebabkan seseorang tidak mampu berereksi maupun mempertahankan ereksi kemaluannya, sehingga kegiatan seksual terhambat. Pada umumnya, kaum laki-laki yang telah berusia lanjut diketahui bisa sering mengalami gangguan tersebut, namun perlu diingat bahwa tidak semua laki-laki yang telah berumur akan mengalami hambatan seksual itu. Sehingga apabila gangguan tersebut terjadi pada diri seseorang, apalagi apabila usianya masih di bawah 50 tahun, maka sebaiknya orang tersebut tidak memakluminya dan segera memeriksakan diri ke dokter yang memiliki kapasitas untuk menangani permasalahan tersebut. Biasanya seorang pria akan mulai mengalami gangguan tersebut pada usia 65 tahun atau 75 tahun.

Sebab-Sebab Impotensi Terjadi

Ada beberapa sebab yang bisa membuat seseorang mengalami disfungsi ereksi. Penyebab-penyebab impotensi bisa kita kategorikan menjadi beberapa faktor, yaitu akibat faktor kelainan, akibat faktor kerusakan syaraf, maupun akibat faktor psikis. Faktor kelainan yang bisa menyebabkan masalah impotensi diantaranya yaitu kelainan persyarafan, kelainan penis, kelainan pembuluh darah, dan lain-lain. Selanjutnya faktor kerusakan yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi diantaranya adalah karena cidera, serangan penyakit, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, mengkonsumsi alkohol berlebih, merokok, dan lain-lain. Lalu faktor psikis yang dapat menyebabkan seorang pria mengalami impotensi diantaranya yaitu kekhawatiran atau perasaan takut yang berlebihan terhadap keintiman, kecemasan yang berlebihan, depresi, bimbang akan jati diri dan jenis kelaminnya, dan lain-lain.

Andrologi | Mengatasi ejakulasi dini

Infeksi saluran kemih | Gangguan fungsi seksual

Klik chat | Free chat

Posting Komentar